Kamis, 18 Agustus 2011

Hmmm… Akhirx.. akhirnya…

Akhirnya aku  sarjana juga :D,, senang rasa hati setidaknya satu tangga telah terlewati, oowh bukan satu tangga tapi beberapa tangga karena menurutku perjuangan selama kuliah ini butuh perjuangan yang keras dan hebat #leeebhayy. hingga akhirnya aku bisa tersenyum dan bernapas lega. Masih segar dalam ingatan bagaimana saat aku harus masukin judul skripsi di jurusan, di pantul kanan-kiri kayak pimpong, di tendang kanan-kiri kayak futsal, di opor kiri-kanan kayak volley, di smash.. (eh.. bukan artikel olahraga ya,hehe…), ibu selalunya bilang sibuk,kalau tidak sibuk ya, antrian kayak di loket panjang berjejeran, karena mahasiswa sejurusanku berjumlah ratusan, belum habis antrian, ibu akhirnya bilang “besok lagi ya,, ini sudah sore” Ohh God!!, aku serasa diuji dan imanku tidak lagi kuat untuk menahannya :P

Tapi akhirnya, Allah maha penyayang maengabulkan doa hambanya yang teraniaya, judulku diterima juga, walau aku harus bolos nggak masuk jam pelajaran “literature” (stt.. ini rahasia kita berdua :D), yah.. karena dosennya rada killer dan aku agak terlambat datang, lebih baik kugunakan waktu emas itu untuk hal yang bermanfaat, dan “yes!!” judulku diterima, aku dan seorang temanku yang BOLOS juga (sebenarnya ide bolos itu bersumber darinya #penyelamatan reputasi :D) akhirnya udah bisa bikin draft untuk penelitian kami, but you wanna know?, kebahagiaanku hanya sebentar saat kusadari referensi judulku so limited. Kami hunting buku ke toko-toko buku mulai dari yang terkenal kayak Gramedia sampai ke yang tidak terkenal kayak Gunadarma, Ende (nda tau kan Ende??), sampai ke penjual buku depan mesjid kampus UIN, itu referensi memang nda ada, masalahnya literatur asing di Indonesia khususnya Makassar masih jarang diperjual-belikan. Kami Cuma dapat di Ende, materi writing itupun hanya hardcopyX, not original, masalahnya kalo yang original mungkin harganya selangit, harga sekian dolar mungkin, yang kalo dirupiahkan nolnya nda terhitung,hehe. Judulku mengenai writing #cieeh…  padahal sebenarnya aku memilih judul ini, karena kata para senior, skill writing paling mudah diditerima di jurusan dibanding skill yang lain yaitu speaking,reading dan listening. Padahal, Kenapa mudah diterima di jurusan????! Karena kurangnya mahasiswa yang memilih skill tersebut untuk diteliti, kenapa kurang yang mau menelitinya??? Karena... skill ini paling rumit dan runyam dibanding para skil-skil lainnya. HMM… jadilah aku masuk dalam perangkapnya ,kata orang skill ini susah prosesnya dan betul ini akhirnya terbukti!!. 

Tadi baru cari referensi kan yang susah, susah.. susah…pokoknya susah!!!, tapi seperti janji Allah dalam surah Al-insyirah “sesungguhnya setelah kesusahan itu ada kemudahan…”, akhirnya dengan bantuan temanku aku pinjam literature sama dosenku yang punya banyak banget referensi asing, because kuliahnya dulu di Ausy, jadi ya nda heran, aku dipinjamin 2 buku sama ibu, namanya ibu Nurlaely Basir (thank so much for her). Berkat buku tersebut, draftku mulai jalan. Dan akhirnya bertemu pembimbing,, pembimbing keduaku begitu baik, namanya bu azisah (thank so much for her too), membimbingku dengan sabar, nda pernah marah-marah, TAPI… pembimbing pertamaku, subhanallah killerx,,  belum lagi kesibukannya di luar kampus,keluar kota dan sebagainya. 
Tapi… perjuangan yang disertai dengan doa selalu berbuah manis, akhirnya 3 bulan selanjutnya aku sudah bisa ke lapangan untuk meneliti. Aku memilih Pondok-Pesantren Yasrib watansoppeng sebagai final destination, karena:

  1.  Aku adalah alumni disana (berharap guru dan siswanya lebih mudah di lobi, ckckck… salah banget!!! Plis jangan ditiru..) 
  2. Aku bisa pulang kampung sekalian penelitian :D 
  3. Urusan administrasi atau persuratan lebih mudah (sekali lagi,, berharap pegawai di kabupaten bisa di lobi… hm..hm..)
Dari ketiga alasan itu, hanya alasan kedua lah yang betul-betul berjalan sesuai rencana, karena alasan pertama dan ketiga jauh dari harapan. Aku kayaknya amnesia, lupa kalau kepala sekolah waktu aku Aliyah dahulu adalah a Perfect and Professional headmistress, begitupun siswanya tidak lagi aku kenal, haloo… aku sudah 4 tahun keluar dari sekolah tersebut, pantas kalau wajah-wajah siswa disana sudah asing. 
“Uggh… siapa sih?? Nyuruh-nyuruh kita buat ngarang!!, bahasa inggris lagi!, nda ada amplopnya lagi :D!!! Ujar  mereka dalam hati sambil memandang sinis padaku  T_T(eh, yang ini hanya rekaan imajinasi semata :D)

Belum lagi di kantor gubernuran, pegawainya pada sok… #Upss!!, bukan sok, tapi mereka professional dalam menjalankan tugasnya, akhirnya no Lobi!!!. Aku hanya bisa mengelus dada bersabar menjalani semuanya.

Setelah Penelitian berakhir, aku mulai merampungkan dan menulis semua data dan hasil penelitian, istilahnya masuk BAB EMPAT. Nah,, Aku kembali dizzy saat analis data nya. Pusing mengolah data, pembimbing nda bisa ditanya-tanya masalah itu, mereka sibuk, mereka hanya membantu mengoreksi saat skripsi dikumpul. Akhirnya aku harus mencari lagi contoh skripsi yang mirip olah dataku. Untunglah ketemu…, Allah memang maha Adil..
Tanggal 15 Juli 2011, akhirnya aku Munaqasyah atau Ujian Meja sekaligus Yudisium. Setelah 2 jam ditanyai seputar skripsiku oleh Para Penguji, akhirnya aku dinyatakan lulus dengan Nilai Cumlaude, hihihi.. Alhamdulillah!!, doaku terjawab sudah, hari itu namaku bertambah panjang lagi. Udah ada S.Pd nya di belakang alias Sarjana Pendidikan. Hmm… setelah melalui jalan panjang penuh aral,onak dan duri akhirnya semuanya berakhir dengan memuaskan, Benar betul kata pepatah arab “MAN JADDA WA JADA”…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar