Hi! It's almost 3 years I am back to this, I mean to do my hobby..just to share my life in writing.well, Selama 3 tahun ini saya melalui banyak hal yang membuat sibuk, memang saya sedang sibuk mengejar cita cita, memperjuangkan hal hal yang saya ingin capai,seperti menyelesaikan s2, mempersiapkan pernikahan,dan mengejar karir.Itu semua sungguh melelahkan you know,karena saya seorang wanita yang kadang kadang mendahulukan emosi daripada apapun Itulah barangkali yang membuat hidup saya makin drama.Finally, saya lulus s2 dan kemudian menikah, happy ending, right? saya bersyukur dengan semua itu. I just want to say, kadang kadang hidup yang bergelombang, berliku membuat kita merasakan hidup yang enuh energi. Kadang kadang saya merindukan berkejaran dengan waktu menyelesaikan tugas maupun tesis, bagaimana saya harus repot megajar siswa saya sementara mereka menyelesaikan tugas dari saya dan saya menyelesaikan tugas tugas kuliah. Itu berat tapi sebenarnya sungguh menyenangkan saat melihat siswa tetap paham sementara presentasi kuliah juga berjalan dengan baik. Dulu saat masih sendiri, sangat kasihan melihat diri saya yang kemana mana harus sendirian, betapa iri melihat mereka berboncengan tertawa tawa, sementara saya di pinggir jalan menunggu tukang ojek dan kehujanan.Tapi semua sudut pandang itu menjadi berbeda saat saya berada di posisi yang dibonceng kemana mana oleh suami. Sungguh menyenangkan membayangkan Betapa bebas saat masih sendiri bertemu dengan teman dan menghabiskna waktu seharian tanpa dering telepon yang mengganggu. Semuanya menjadi berbeda.Seperti ada yang hilang, dan bersyukurlah kita yang diberi kesempatan oleh Allah merasakan semua itu. Sebenarnya tak diperkenankan berandai andai. Tapi anggaplah begitu, saya diberi waktu untuk mengulang semua, ingin kuhabiskan masa kuliah ku lebih lama agar bisa merasakan manisnya menuntut ilmu, belajar lebih keras, mencari teman baru dan peluang peluang kerja baru. Ingin kuhabiskan masa itu dengan bersantai agak lama dengan teman temanku dan berbagi rasa dan pikiran dengan mereka. Tapi dengan kehidupan baru ini, saya tidak ingin menyesalinya kemudian hari, maka akan kuisi dengan membahagiakan keluarga yang Allah titipkan padaku
Amazing life
Try to be greatuful for every piece of moments
Jumat, 08 September 2017
Selasa, 31 Desember 2013
2014... I wanna.....and wanna...
HAPPY NEW YEAR... 2014
2014 ini, saya juga berdoa untuk negeri ini semoga semakin makmur dan bersih, semoga presiden pengganti pak SBY nanti bisa menjadi pemimpin yang jujur, amanah,dan fathanah. Semoga lapangan kerja diperluas. Biar saya tidak jadi pengangguran. Yah... semoga yang terbaiklah untuk negeri kita yang tercinta ini.
Well, welcome 2014. wish the best for anything, wish my lists above come true. wish... and wish.., because God comes to the person's wish. God will give the best for anyone who fight and pray for the best. Okleyy..
selamat tahun baru readers..., wish our dream come true..., walau sebenarnya cuaca hati saya sangat tidak baik di penghujung taon lama ini, yah.. sekelam mendung yang dari tadi pagi bergelantung di langit. Hujan jg tidak reda-reda, seakan musik yang mengiringi kegalauan hatiku#haaalah..
Actually, saya sedang galau begelut dengan tugas kampus yang banyaknya tidak ampun-ampun, walhasil entar malam tugas-tugas ini akan menjadi saksi pergantian tahun, dahsyatnya mungkin melebihi bunyi petasan dan kilau kembang api. (????)
Tak ada sahabat, tak ada kekasih, tidak ada mama, papa, adek..., cuma ada kakaq yang ditinggal suaminya, ditinggal kerja maksudnya selama beberapa hari ini, jadilah kami berdua bertemankan TV dan saya pribadi ditemani dengan setia sama tugas-tugas ini. Sebenarnya sudah 3 hari saya tak beranjak dari kasur cuma untuk menyelesaikan tugas2 ini. (kerja sambil bobo, n ketidurannn...). Tugasssss>>menyebutnya saja rasanya sudah mual, sudahlah.. forget about tugas, rehat sejenak... saya malah berlama-lama disini buat menulis tulisan gak penting ini. Ga papalah asal suasana hati saya kembali tenang. Saya sedih gak ketemu sahabat terbaik saya, saya sedih gak ketemu blablablabla,,, padahal lama kita tidak bertemu, adakah rindu dihatimu seperti rindu yang kurasaa.,..(ehh..kaya' lirik lagu....).
![]() |
| Galauuu Cyinnn....!!! |
2014 ini saya ingin semakin mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Banyak-banyak memohon pada NYA, semoga dosa-dosa di 2013 ini tergugur dan terganti dengan keberkahan. di tahun depan . Semoga menjadi hamba yang pandai bersyukur dan hamba yang didekatkan di syurganya.
2014 ini saya ingin memperbaiki diri, semoga menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi sesama. Dari yang dulunya galak semoga menjadi sabar. Dari yang dulunya jutek semoga jadi ramah. Dari yang dulunya sembrono semoga menjadi rapi, dari yang dulunya ceplas ceplos, semoga jadi kalem, dari yang dulunya oon semoga jadi smart, dari yang dulunya cantik semoga tambah cantik, ehh..,
2014 ini, saya ingin mencoba move on, meninggalkan hal-hal yang tidak berguna, dan lebih peduli pada hal-hal yang serius. Semakin dewasa galls, masalahnya bentar lagi 25 taon, masa' tetap kayak abg, tetap lucu dan imut. Harus lebih matang lah yah, direbus lebih lama mungkin. Noo.. maksudnya lebih banyak belajar dari kesalahan. Lebih bijak dalam menentukan keputusan.
2014 ini saya ingin kuliah saya selesai, yahh.. kembali lagi . Ini lebih spesik. Secara kan ini sudah maw semester akhir, bapak emak sudah mewanti-wanti agar kuliah segera diakhiri. SPPnya mahal sob, masak harus nambah beberapa semester lagi. ini kalo masalah ekonomi yahh.., kalo masalah biologis, usia semakin lanjut, masa' hidup saya hanya habis di bangku kuliah. Oh noo.., saya juga ingin kerja yang bagus dan punya keluarga.
2014 ini, semoga ketemu jodoh, nda usah bahas jodoh panjang lebar. Intinya memohon yang terbaik pada Allah. Amiin.
2014 ini, semoga banyak rezeki, biar bisa traktir banyak orang, hehe, biar bisa jalan-jalan.biar bisa nabung dan beli Villa, hhaaah..,
Well, welcome 2014. wish the best for anything, wish my lists above come true. wish... and wish.., because God comes to the person's wish. God will give the best for anyone who fight and pray for the best. Okleyy..
Selasa, 10 Desember 2013
really miss youu...
Dimana kusampaikan
rinduku setelah hujan itu berhenti
Setelah angin
itu berlalu
Aku tak kuat
lagi melawan arus
Aku ingin
bersandar
Ingin
kusampaikan sebuah cerita padanya
Tentang langit
sore yang bagiku tak lagi jingga
Pelangi
mulai samar dan sebentar lagi garis putih
Wajahnya tak
jua nampak
Tidakkah dia
tahu bagaimana rasa memendam rindu
Tidakkah dia
mengerti bagaimana membalas rindu
Sayang,... Ini
bukan sebuah kata, tapi ini rasa.....
![]() |
| miss you dear... |
Sabtu, 21 September 2013
menjomblo indah, menikah insya Allah lebih indah....
Dear beloved readers.........,, saya baru mau menulis lagi dan ini mungkin agak menyedihkan, karena judulnya menyangkut status saya yaitu "J****O menunggu M***ed". hmmm..., Beberapa orang bertemu dan jatuh cinta putus, bertemu, jatuh cinta, lalu putus, jatuh cinta lagi, putus,jatuh cinta, putus, cinta, putus, dan finally going merried...., but I am not this typical one(:p :p), but that's true..., mungkin beberapa kali pernah jatuh cinta, tapi biasanya yang terjadi adalah kisah kasih tak sampai atau cinta berkedip sebelah mata, (hikkss).Actually, saya punya kekasih hati, tapi jarang nge "Date" karena dia tinggalnya jauh. Itupun statusx agak samar karena jarang ceritaan, mungkin doi terlalu sibuk bekerja, atau appaaa mungkinn...,
sekarang.. twenty four my age :D :D. saya mulai berfikir tentang kehidupan yang kata orang indah setelah menikah. Mulai berfikir tentang kehidupan yang nyata (jadi selama iniiii??)heheh. Maksudnya, sedang berfikir tentang seseorang yang betul-betul ingin damai di samping saya bersama anak cucu dan menua bersama-sama. Sungguh pernikahan bagi saya, bukan sesuatu yang main-main. Dia sebuah langkah besar menuju kesempurnaan hidup. Seseorang yang saya sebutkan di atas, mungkin cukup baik, tapi entah dia sedang bersungguh-sungguh pada saya atau tidak, karena akhir-akhir ini nomorx sibuk terus, atau dengan seenaknya "mereject"ckckck.....,
Sebenarnya, hidup melajang kadangkala begitu menyenangkan. My life my rules!!!. Tidak ada yang melarang ini dan itu, cari uang buat foya2 karena belum ada yang harus dibeliin susu,xixixi..Masih hidup di bawah ketiak 'ibunda", minta uang tidak ada beban, dan begitu banyak teman senasib yang jomblo bisa diajak jalan dan tertawa-tiwi, atau begitu banyak perhatian dan pengasihanan dari teman2 yang udah laku, xixixi.., That's true. Bagi teman yang belum merried, nikmati masa jomblo yang diberikan Tuhan, tapi jika sudah tak kuat, mari bersama-sama kita melapalkan doa minta jodoh. heheh
Tapi, sobat jomblo... Yang paling menyedihkan adalah ketika waktu malam tiba. Segala aktivitas di luar (bagi saya) terhenti. Teman-teman sudah di rumah masing-masing. Tinggallah di kamar mengurung diri, menarik laptop dan buka jejaring laba-laba social, berharap ada teman se"galau" yang bisa diajak chating. Tapi paling malas dengan cowok yang tiba-tiba nanya. "nama?" posisi? age? tinggi badan? idihhhhhh....cuiiiih.... ke laut sana.,memangnya disini ada transaksi. Tapi selalu banyak yang bisa dilakukan seperti nonton OVJ, YKS, senetron, atau nulis seperti sekarang ini...
Tapi, menikah pasti lebih bahagia, lebih terjaga dan berwarna. Kemauan saya sudah ada, tinggal persyaratan yang kedua yaitu "Calon" wahhh..., ini susah yah..., nggak ada yang mau belum ada yang cocok sih,xixixi..., tapi selalu saya percaya pada keyakinan bahwa Tuhan telah mengatur dan menetapkan siapa dan kapan waktu yang tepat. Saya selalu berdoa dan berharap, jika saya menikah nanti, pernikahan itu harus lebih indah dari masa jomblo ini, jauh dari KDRT, cemburu buta, apalagi selingkuh ato cerai#naudzubillahi min dzalik.
saya akhiri dengan doa " Rabbana Hablanaa min azwajinaa wadzurriyatina Qurrata A'yun, Wajaalnaa lil Muttaqina Imama...." Amiin ya Raabb
thank you for reading...
Senin, 28 Mei 2012
Thank you Mr....
Dalam
hidup setiap orang, biasanya mereka selalu punya beberapa orang yang
berpengaruh dalam hidupnya. Orang-orang yang telah menginspirasi, orang yang
menularkan banyak pengetahuan, orang yang memberi motivasi adalah mereka yang biasanya tak
dapat terlupakan dan selalu membuat kita terus mengenangnya bahkan berhutang
budi padanya. Inilah yang terjadi pada saya untuk Mr. Charlie. Secara tidak
sadar dia adalah salah satu orang yang
membuat saya melihat sisi dunia lain dari kehidupan. Walaupun kehidupannya dan
prinsipnya sangat bertolak belakang dengan apa yang pernah saya lihat dan
jalani sebelumnya, tapi saya melihatnya menjalani hidup, menghargai hidup dan
memperlakukan hidup dengan caranya sendiri.
Saya bertemu beliau
pertama kali saat mengikuti pelajaran tambahan pada awal saya masuk kuliah. Ada
3 mata kuliah tambahan pada saat itu, yaitu bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan
retorika. Dia merupakan instruktur bahasa Inggris kami. Dia tentu saja
mempunyai nama lengkap. Tapi beliau lebih senang dipanggil Mr. Charlie
Pengetahuan bahasa
inggrisnya begitu dalam. Sebenarnya bukan
hanya ilmunya yang membuat saya terkesan, tapi caranya mentransfer ilmu
dan usahanya yang keras untuk mencerdaskan kami membuat saya kagum. Padahal
kami tidak membayar banyak untuk itu, tidak sebanding dengan perjuangannya
dalam mencerdaskan kami.
Dia tidak shalat juga
tidak ke gereja. Entah apa agamanya, kami studentnya pernah menanyakan tapi
katanya, dia belum percaya dengan tuhan. Whatever… kami hanya tahu kalau dia
sangat bertanggung jawab dalam pekerjaanya, care dan tulus dalam mengajar kami.
Pernah suatu ketika dia
marah besar pada kami. Mungkin kecewa atau mungkin kesal karena kami para anak
bimbingannya tidak datang mengikuti pelajarannya. Saya akui hari itu saya tidak
hadir karena hujan, padahal seharusnya itu tidak menjadi alasan, karena beliau
pun datang ke kampus untuk mengajar les dengan keadaan berhujan-hujan. Beliau
marah pada kami dan menunda pertemuan selanjutnya. Saya menyesal dan merasa
bersalah pada saat itu.
Yang paling berat saat
mengikuti les beliau adalah saat semester 3. Pada saat itu kuliah tambahan kami di kampus sudah
berakhir. Program tersebut memang hanya dikhususkan untuk semester 1 dan 2
saja. Automatically, pelajaran dari Mr. Charlie pun harus berakhir padahal
materi-materi bahasa inggris kami rasanya belum cukup. Mr. Charlie pun menyadari hal tersebut dan mengambil
inisiatif untuk mengajar les di rumah beliau atau lebih tepatnya di rumah
tantenya. Kami beberapa anak bimbingannya pun setuju. Saya ingat teman-teman
saya saat itu adalah Mis Ika, Mis Yuli, Mis Nancy, Mr. Mail, Mr. Ilo, Mr. Aji,
and teh ninih. Rumah tantenya berada di kompleks perumahan yang tidak ada jalur
angkot menuju kesana. Jadi kami harus naik becak atau kadang-kadang naik taksi
kesana.
Masalah kedua adalah
mencari waktu belajar. Kami semua adalah mahasiswa yang berasal dari fakultas,
jurusan, dan ruangan yang berbeda-beda. Alhasil, kuliah kami ada yang masuk
pagi. Masuk siang dan sore. Saya pada saat itu kebetulan kuliah siang sampai
sore. Teman-teman yang lain kebanyakan kuliah pagi. Mr. Charlie selaku pengajar
kami pun pada saat itu masih kuliah. Mr. Charlie kesulitan memutuskan waktu
yang tepat. Akhirnya setelah melalui banyak pertimbangan, beliau memutuskan
kursus diadakan pada malam hari yaitu
pukul 19.00 malam sampai pukul 05.00 subuh. Awalnya, kami terkhusus saya merasa
berat dan sempat menolak. Kalau malam hari belajar dan besoknya kuliah, kapan
waktunya tidur?. Bisa-bisa saya anemia karena kurang tidur. Tapi setelah
memikirkan kesempatan emas yang ditawarkan, kapan dan dimana lagi saya bisa
mendapatkan pengajaran intensif seperti ini dengan biaya yang terjangkau?.
Apalagi sebagai mahasiswa baru jurusan bahasa inggris, saya merasa masih sangat
asing dengan bahasa tersebut. Kalau masalah kurang tidur, anggap saja sebagai
pengorbanan untuk sang ilmu. Cieeeh. Sebenarnya saya masih bisa menyiasatinya.
Saya kuliah pukul 1 di siang hari. Belajar kursus sampai jam 5 pagi. Sampai di
kosan pagi hari setengah tujuh, jadi saya masih punya waktu tidur dari jam
tujuh sampai jam 11 siang. Tidak masalah, apalagi kursus hanya 3 kali dalam
seminggu. Finally, saya dan teman-teman yang saya sebutkan di atas pun setuju
dengan kesepakatan kursus ini.
Kursus tersebut berat
tapi sangat meyenangkan. Sangat berkesan bagi saya. Jam-jam 7 malam sampai
pukul 10 malam biasanya otak dan mata masih bisa kompromi mengikuti materi.
Tapi, setelah jam itu, mata saya biasanya sudah setengah tertutup. Belum lagi
otak sudah capek. Tapi menurut info beberapa orang, malam adalah waktu yang
sangat memungkinan ilmu menyerap dalam otak, mungkin karena suasana yang tenang
dan cuaca malam yang sejuk, tapi apapun itu saya malah sering ketiduran,
untunglah Mr. Charlie sering melontarkan lelucon, atau bahkan mengadakan game
saat kami mulai mengantuk. Keadaan ini berlangsung beberapa bulan. Di saat
kursus tersebut mulai akan memasuki program TOEFL, saya menyerah. Beberapa
teman yang lain pun menyerah. Faktor utama tentu saja masalah waktu. Tugas
kuliah semakin banyak dan sering sakit-sakitan membuat saya mulai kacau.
Akhirnya saya tidak ikut lagi program tersebut. Padahal mimpi To be Master of English masih panjang.
Namun. saya pun
pelan-pelan mulai merasakan buah perjuangan kursus dan keikhlasan hati pengajar
saya saat ini. Saat saya mulai mengajarkan ilmu yang beliau ajarkan. Tentang
bagaimana tulusnya hati beliau membagi ilmunya dan bagaimana beliau
memperlakukan kami seperti adik-adiknya. Saya pun ingin sepertinya, menyayangi
dan mencintai murid-murid saya agar suatu hari nanti seorang dari
mereka,beberapa orang, atau bahkan semuanya terus mengingat saya dan selalu
berdoa untuk kebaikan saya di dunia dan di akhirat. Amien.
For Mr. Charlie
wherever you are,….
Hopefully, Allah will
always bless you
Minggu, 04 September 2011
Ramadhan mesti penuh senyum….
Gak sepertinya biasanya, ramadhan kali ini kulalui dengan hambar, tidak dapat melewati momen-momen penuh berkah di bulan ini #masyaAllah…pasalnya adalah aku sibuk ngurus administrasi kuliahku yang bentar lagi END, bulan depan ada wisuda, jadi sebelumnya harus sibuk dulu ngurus syarat-syarat kalo mw dapat ijazah dan lain-lain. 2 Minggu aku bolak-balik kampus, keluar pagi pulang sore. Betul-betul perjuangan yang melelahkan,melaparkan dan menghauskan. Betapa tidak aku melaluinya while fasting. Aku sempat sakit sehingga kallaku bertambah lagi#alaamak..
![]() |
| picture source: http://irwan.net |
Taqabbalallahu minkum... MINAl Aidin Wal faidzin,, MAaP lahir dan BAtin..
Kamis, 18 Agustus 2011
Hmmm… Akhirx.. akhirnya…
Akhirnya aku sarjana juga :D,, senang rasa hati setidaknya satu tangga telah terlewati, oowh bukan satu tangga tapi beberapa tangga karena menurutku perjuangan selama kuliah ini butuh perjuangan yang keras dan hebat #leeebhayy. hingga akhirnya aku bisa tersenyum dan bernapas lega. Masih segar dalam ingatan bagaimana saat aku harus masukin judul skripsi di jurusan, di pantul kanan-kiri kayak pimpong, di tendang kanan-kiri kayak futsal, di opor kiri-kanan kayak volley, di smash.. (eh.. bukan artikel olahraga ya,hehe…), ibu selalunya bilang sibuk,kalau tidak sibuk ya, antrian kayak di loket panjang berjejeran, karena mahasiswa sejurusanku berjumlah ratusan, belum habis antrian, ibu akhirnya bilang “besok lagi ya,, ini sudah sore” Ohh God!!, aku serasa diuji dan imanku tidak lagi kuat untuk menahannya :P
Tapi akhirnya, Allah maha penyayang maengabulkan doa hambanya yang teraniaya, judulku diterima juga, walau aku harus bolos nggak masuk jam pelajaran “literature” (stt.. ini rahasia kita berdua :D), yah.. karena dosennya rada killer dan aku agak terlambat datang, lebih baik kugunakan waktu emas itu untuk hal yang bermanfaat, dan “yes!!” judulku diterima, aku dan seorang temanku yang BOLOS juga (sebenarnya ide bolos itu bersumber darinya #penyelamatan reputasi :D) akhirnya udah bisa bikin draft untuk penelitian kami, but you wanna know?, kebahagiaanku hanya sebentar saat kusadari referensi judulku so limited. Kami hunting buku ke toko-toko buku mulai dari yang terkenal kayak Gramedia sampai ke yang tidak terkenal kayak Gunadarma, Ende (nda tau kan Ende??), sampai ke penjual buku depan mesjid kampus UIN, itu referensi memang nda ada, masalahnya literatur asing di Indonesia khususnya Makassar masih jarang diperjual-belikan. Kami Cuma dapat di Ende, materi writing itupun hanya hardcopyX, not original, masalahnya kalo yang original mungkin harganya selangit, harga sekian dolar mungkin, yang kalo dirupiahkan nolnya nda terhitung,hehe. Judulku mengenai writing #cieeh… padahal sebenarnya aku memilih judul ini, karena kata para senior, skill writing paling mudah diditerima di jurusan dibanding skill yang lain yaitu speaking,reading dan listening. Padahal, Kenapa mudah diterima di jurusan????! Karena kurangnya mahasiswa yang memilih skill tersebut untuk diteliti, kenapa kurang yang mau menelitinya??? Karena... skill ini paling rumit dan runyam dibanding para skil-skil lainnya. HMM… jadilah aku masuk dalam perangkapnya ,kata orang skill ini susah prosesnya dan betul ini akhirnya terbukti!!.
Tadi baru cari referensi kan yang susah, susah.. susah…pokoknya susah!!!, tapi seperti janji Allah dalam surah Al-insyirah “sesungguhnya setelah kesusahan itu ada kemudahan…”, akhirnya dengan bantuan temanku aku pinjam literature sama dosenku yang punya banyak banget referensi asing, because kuliahnya dulu di Ausy, jadi ya nda heran, aku dipinjamin 2 buku sama ibu, namanya ibu Nurlaely Basir (thank so much for her). Berkat buku tersebut, draftku mulai jalan. Dan akhirnya bertemu pembimbing,, pembimbing keduaku begitu baik, namanya bu azisah (thank so much for her too), membimbingku dengan sabar, nda pernah marah-marah, TAPI… pembimbing pertamaku, subhanallah killerx,, belum lagi kesibukannya di luar kampus,keluar kota dan sebagainya.
Tapi… perjuangan yang disertai dengan doa selalu berbuah manis, akhirnya 3 bulan selanjutnya aku sudah bisa ke lapangan untuk meneliti. Aku memilih Pondok-Pesantren Yasrib watansoppeng sebagai final destination, karena:
- Aku adalah alumni disana (berharap guru dan siswanya lebih mudah di lobi, ckckck… salah banget!!! Plis jangan ditiru..)
- Aku bisa pulang kampung sekalian penelitian :D
- Urusan administrasi atau persuratan lebih mudah (sekali lagi,, berharap pegawai di kabupaten bisa di lobi… hm..hm..)
Dari ketiga alasan itu, hanya alasan kedua lah yang betul-betul berjalan sesuai rencana, karena alasan pertama dan ketiga jauh dari harapan. Aku kayaknya amnesia, lupa kalau kepala sekolah waktu aku Aliyah dahulu adalah a Perfect and Professional headmistress, begitupun siswanya tidak lagi aku kenal, haloo… aku sudah 4 tahun keluar dari sekolah tersebut, pantas kalau wajah-wajah siswa disana sudah asing.
“Uggh… siapa sih?? Nyuruh-nyuruh kita buat ngarang!!, bahasa inggris lagi!, nda ada amplopnya lagi :D!!! Ujar mereka dalam hati sambil memandang sinis padaku T_T(eh, yang ini hanya rekaan imajinasi semata :D)
Belum lagi di kantor gubernuran, pegawainya pada sok… #Upss!!, bukan sok, tapi mereka professional dalam menjalankan tugasnya, akhirnya no Lobi!!!. Aku hanya bisa mengelus dada bersabar menjalani semuanya.
Setelah Penelitian berakhir, aku mulai merampungkan dan menulis semua data dan hasil penelitian, istilahnya masuk BAB EMPAT. Nah,, Aku kembali dizzy saat analis data nya. Pusing mengolah data, pembimbing nda bisa ditanya-tanya masalah itu, mereka sibuk, mereka hanya membantu mengoreksi saat skripsi dikumpul. Akhirnya aku harus mencari lagi contoh skripsi yang mirip olah dataku. Untunglah ketemu…, Allah memang maha Adil..
Tanggal 15 Juli 2011, akhirnya aku Munaqasyah atau Ujian Meja sekaligus Yudisium. Setelah 2 jam ditanyai seputar skripsiku oleh Para Penguji, akhirnya aku dinyatakan lulus dengan Nilai Cumlaude, hihihi.. Alhamdulillah!!, doaku terjawab sudah, hari itu namaku bertambah panjang lagi. Udah ada S.Pd nya di belakang alias Sarjana Pendidikan. Hmm… setelah melalui jalan panjang penuh aral,onak dan duri akhirnya semuanya berakhir dengan memuaskan, Benar betul kata pepatah arab “MAN JADDA WA JADA”…
Langganan:
Komentar (Atom)




.jpg)

